ELVRAN MELODY'S

PERPISAHAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGRI 7 PEKANBARU

ELVRAN'S MELODY

MENGISI ACARA PERPISAHAN UNTUK MENGHIBUR SISWA-SISWI SERTA GURU-GURU YANG HADIR

ELVRAN'S MELODY

BERSANTAI SAMBIL MENUNGGU GILIRAN MENGISI ACARA

ELVRAN'S MELODY

MELODY ELVRAN BERSAMA TEMAN KECIL ^_^

ELVRAN'S MELODY

BERSAMA TEMAN-TEMAN MAHASISWA DAN DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU ^_^

Selasa, 30 Juni 2015

Musik Inspirasiku

Mengisi Acara Di Stikes Maharatu Soekarno-Hatta Kampus I


Hai pembaca..

Postingan kali ini aku sedikit curhat. Hehehehe :D

Orang-orang banyak mengartikan musik secara tekstual seperti musik adalah suara yang mempunyai nada dan irama atau apalah. Tapi pembaca, menurutku musik itu adalah sebagian dari kehidupan yang tidak dipisahkan. Dengan nada-nada dari musik, aku bisa merasakan masa depan. Dengan musik, aku bisa merasakan keindahan dunia. Dengan musik aku bisa menciptakan sebuah lagu yang indah dan bisa menghibur banyak orang.

Layaknya seorang seniman, aku mengartikan musik itu sebagai suatu keharusan untuk menemani hidup. Bukan hanya menjadi pengiring jalan, tetapi juga melekat di badan. Aku dapat bercerita melalui musik dan menciptakan lagu. Aku dapat menuangkan seluruh perasaanku didalam musik.

Tapi walaupun aku mencintai musik seperti itu, bukan berarti aku menyembahnya. Aku sebagai pencinta seni, juga mempunyai Tuhan yang Esa. Allah SWT membimbing jalanku untuk berkarya di musik. Menciptakan lantunan nada dikepalaku sebagai inspirasiku.

Aku juga ingin mewujudkan mimpi-mimpiku seperti Mr. Assyari Abdullah pada postinganku sebelumnya. Aku ingin menjadi orang yang berguna bagi orang banyak dan menjadi orang yang menjunjung tinggi agamaku. Tapi jalannya berbeda. Aku ingin sekali mewujudkannya melalui musik ini.

Begitulah singkatnya musik menurutku. Kalau ada yang ingin bertanya-tanya, bisa langsung menghubungiku lewat facebook, twitter, ataupun email : evanradcliffe@gmail.com
See you next post :)

Assyari Abdullah Pengejar Mimpi

ASSYARI ABDULLAH PENGEJAR MIMPI

Memang tidak mudah untuk menuliskan kehidupan nyata seseorang. Pada tulisan kali ini, saya akan mencoba menghibur pembaca dengan kisah-kisah menarik dari seorang yang saya kagumi. Tulisan ini bukan untuk menyombongkan seseorang. Tapi karna penulis mengagumi sosok inspirasi tersebut, makanya banyak menceritakan hal-hal dari sisi menakjubkannya beliau.

Banyak hal yang ingin diceritakan pada tulisanku kali ini. Tapi harap dimaklumi jika aku tidak pandai menuangkannya dalam postingan ini karna aku memang bukan seorang penulis yang handal. Memang tidak banyak yang bisa aku tuangkan ditulisan, tetapi menurutku ini memang sangat menginspirasi sekali. Beliau adalah seorang yang sangat visioner. Beliau tidak pernah mengenal lelah untuk mengejar mimpinya. Memang bukan seseorang yang sempurna. Beliau juga bukan pula seseorang yang diharapkan banyak orang. Tetapi, kelebihannya mampu menutupi kekurangannya. Beliau merupakan seorang dosen yang tak pernah mengeluh saat dirinya susah. Beliau selalu ceria dan tidak pernah terlihat murung. Walaupun kadang menjengkelkan, hal jengkel itulah yang membuat orang lain merindu pada dirinya.

Nama beliau adalah Assyari Abdullah. Dia sering disapa dengan sebutan "Assyari" atau dengan panggilan "Ari". Untuk menjadi seorang dosen, beliau masih terbilang muda. Dapat kita lihat dari umurnya yang memang masih muda. Beliau lahir di desa Tanjung Alai kecamatan XIII Koto Kampar Tanggal 10 Mei 1986 dari pasangan "Abdullah dan Rozaimah". Seseorang yang sangat visioner dan mempunyai ambisi yang kuat untuk mengejar mimpi-mimpinya. Sebagai seorang bujangan, beliau yang cukup mapan ini tidak pernah mengeluh untuk mengurus semua yang seharusnya bukan menjadi tanggung jawabnya.

Sedikit yang saya tahu karna juga saya mengorek-ngorek privasi beliau. Beliau adalah seorang yang sangat tekun dalam belajar dan bercita-cita mulia, yaitu untuk menjadi orang yang berguna bagi orang banyak dan agamanya. 

Dari kecil beliau sudah di didik untuk mandiri oleh kedua orang tuanya. Dia tumbuh menjadi seorang yang pekerja keras dan gigih. Kisahnya yang menurut saya sangat dramatis dan jarang dilakukan anak zaman sekarang, adalah ketika dia harus membanting tulang sepulang sekolah dulu agar dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Sebagai seorang tamatan pesantren, beliau juga telaten dalam mengaji. Beliau sempat mengajar ngaji dengan honor 12000 rupiah seminggu. Dan dia berhenti ketika honor tersebut ngadet bayarnya. 

Yang pernah diceritakannya kepada saya, beliau sebagai anak pertama mempunyai rasa tanggung jawab yang penuh terhadap adik-adiknya. Itulah salah satu alasannya tidak mempunyai banyak hal seperti rumah, mobil dan sebagainya sampai sekarang. Apabila diperhatikan, saya dapat melihat kesuksesan beliau dalam mencari materi. Tetapi saya tidak pernah melihatnya memamerkan harta bendanya layaknya manusia pada umumnya yang suka memamerkan materi kepada orang lain. Tapi malah kesederhanaan pada dirinya yang saya lihat.

Inilah sedikit rekam jejak beliau yang sangat visioner dan mungkin akan menginspirasi bagi orang banyak...
Cekidott...


Assyari Abdullah saat memberikan kata Sambutan pada Acara Seminar "Media Massa dan Eksploitasi Perempuan"
 Beliau Saat Menjadi Pembicara.


Masih banyak hal yang bisa kita lihat dari sosok inspirator tersebut. Selain menjadi orang yang smart, ramah, murah senyum dan pekerja keras. Tetapi itu semua tidak menjadikannya sosok yang berbangga diri, melainkan dengan kisah perjalanan hidupnya ini, dia ingin memberikan inspirasi kepada orang-orang yang diberitahunya. Dia ingin sekali banyak orang yang bisa meneruskan jejak hidupnya yang tidak mudah menyerah. Bukan hanya tidak mudah menyerah, tetapi juga berjuang sampai titik darah penghabisan. Hal itu yang saya membuat saya takjub terhadap dirinya. Tidak pernah mau meninggikan dirinya sendiri. Tetapi tetap memotivasi orang lain dan terus memotivasi.

Semoga postingan saya kali ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Jika ada kesalahan dalam penulisan, itu hal yang wajar untuk manusia. Karna kesempurnaan hanya milik Allah SWT. 
Terimakasih Kepada Mr. Assayari Abdullah, S.Sos., M.I.Kom atas bimbingannya dan inspirasinya..
Sampai jumpa di postingan saya berikutnya :)




Senin, 22 Juni 2015

Biografi Melodiku

Entah darimana aku harus memulainya, karna aku bukan penulis yang baik. Ini rekaan hidupku saja. Melodi menjadi nadi di dalam darahku. Hal-hal yang tidak mungkin bisa terjadi di hidupku jika aku melantunkan nada-nada. Memang belum sempurna, tetapi aku selalu mencoba menjadi seperti yang diinginkan orang banyak.Untuk dapat menghibur penikmat musik di jagat raya.

Pada tulisan kali ini aku menceritakan profil melodiku. Aku dilahirkan ke dunia ini dengan nama "ELVRAN". Awalnya, ayahku memberi tambahan nama "ALAWI" setelah nama "ELVRAN" untuk dicantumkan di akte kelahiranku. Tapi entah salah dimana, kata ayahku kesalahan orang yang mengetik akte meninggalkan nama belakangku. Jadinya, di akte ku tercantum hanya nama "ELVRAN" saja. Tapi nama sehari-hari yang aku pakai adalah "ELVRAN AL-AWI". Nama ini sudah dikenal orang banyak, apalagi di jagat maya.

Awalnya aku tidak ingin memposting profilku ini. Dalam rangka memenuhi syarat untuk mendapatkan nilai ujian akhir mata kuliah cyber PR di kuliahku, terpaksa aku menceritakan profilku yang terkesan agak sombong ini. Hehehe...

Begini ceritanya.. Awalnya aku mencintai dunia musik, berawal dari umurku 12 Tahun. Ketika itu, aku duduk di bangku kelas 6 SD. Aku menyukai style orang yang menghibur ketika bernyanyi, bermain gitar, bermain drum, atau alat lainnya yang mengindahkan musik tersebut.

Aku mulai mempelajari musik sedikit demi sedikit. Gitar yamaha KW super seharga 100.000 rupiah pun terbeli untuk memenuhi hasratku untuk bermusik. Dalam tempo 3 hari, aku berhasil menguasai gitar sambil bernyanyi. Waktu itu, perjuanganku dihalangi oleh cemoohan orang yang mengatakan aku tidak pandai bermain gitar atau suaraku tidak enak untuk didengar atau jelek. Aku sempat down dan turun mental untuk meneruskan perjuanganku di musik. Alhasil, aku vakum dari dunia musik. Haha, ya namanya juga masih anak-anak dan gampang down kalau di cemooh. Aku vakum selama beberapa bulan.

Hitungan bulan, aku sudah naik ke kelas 1 SMP. SMPN 3 Pekanbaru tempat aku beranjak dewasa. Aku mulai mengenal banyak teman dan banyak juga yang pandai memainkan alat-alat musik. Aku mulai kembali memainkan gitar KW-ku. Sempat aku memainkan gitar di depan teman-teman SMP ku. Mereka mengajakku bergabung ke dalam sebuah band. Waktu itu, kami menunjuk seseorang yang paling mahir dalam memainkan alat musik sebagai ketuanya. Namanya Erick Oldbrader. Aku bangga bisa bertemunya, karna darinya aku banyak belajar musik. Dia yang paling pandai bermain musik, dan suaranya yang halus dan bagus menjadikanku semangat kembali bermusik.

Singkat cerita, aku sampai pada perpisahan SMP. Waktu itu, band kami yang kami namai dengan mengambil nama belakang ketua kami, yaitu "brader" sukses dalam penampilan kami. Suara teriakan memeriahkan dan sangat mendukung penampilan kami. Waktu itu, lagu pop D'masiv dan Krispatih kami bawakan untuk menghibur orang-orang di situ. 

Selang waktu berjalan, aku duduk di bangku SMA. Baru saja aku duduk di bangku SMA, aku ditawari masuk ke dalam band lain. Jadi ceritanya, karna aku jarang ketemu lagi dengan teman band lama ku, aku juga memutuskan untuk mengikut masuk ke dalam band baru ku ini.  Belum sempat naik ke kelas 2 SMA, kami melakukan rekaman untuk ikut memeriahkan acara indomie jingle dare. Nasib yang belum beruntung menjadikan kami tidak ikut seleksi ke tahap selanjutnya. Voice Notes menjadi pengenal band kami di sekolahan. Cukup tenar di sekolah pada waktu itu.




Sampailah aku duduk di bangku kelas 2 SMA. Aku mulai mengenal yang namanya dunia maya. Aku jadi sering bolos sekolah untuk bermain game online yang ada di warung internet. Aku sampai tidak masuk 2 bulan tanpa keterangan menyelingi hari-hari sekolah. Orang tuaku pun di panggil ke sekolah. Hampir saja aku tidak bisa menduduki bangku sekolah lagi. Ibaratnya, darahku tinggal satu tetes terakhir lagi untuk dapat mengikuti belajar mengajar di SMA ku itu. Aku tidak fokus lagi kedalam band ku. Aku sibuk dengan membenahi jalanku menjadi siswa yang baik. 

Singkat cerita, aku naik kelas 3. Semester 1 aku lalui dengan nilai rapor yang memuaskan. Aku kembali asik ngeband dan belajarku jalan terus. Aku mendalami aksiku bermain bass dalam full band ataupun akustikan. Aku ikut perlombaan-perlombaan yang sempat aku menangi beberapa kali. Yang sangat disayangkan, aku tidak mengabadikan moment tersebut. Ada sih yang mengabadikannya, tapi tidak pernah sampai ke tanganku filenya. Hingga perpisahan SMA ku datang, aku mengisi acara beberapa kali sebagai pemain gitar sekaligus menyanyi. Moment itu tidak aku lewatkan, aku mengabadikannya.

Hingga sekarang, aku sering berpartisipasi untuk mengcover lagu. Karna sekarang aku lebih tertarik pada dunia tarik suara, dan masih tetap bermusik. Aku sering mengisi acara juga dengan teman-temanku, mengcover lagu dengan teman-temanku. Tapi aku selalu menjadi backing vokal dan belum terlalu berani mengekspos suaraku yang belum punya karakter menurutku.

Hal lain dari diriku, aku mencintai musik seperti tidak dapat melepaskannya dari pikiranku. Yang menariknya, aku susah tidur bila aku belum memainkan gitar ataupun mendengarkan musik terlebih dahulu. Aku ingin sebagai musisi handal agar dikenal banyak orang. Hobi ku yang ini tidak bisa dipungkiri lagi bahwa aku tidak akan terpisahkan olehnya seperti lebah dan madu. Hehehe...

Akhir-akhir ini aku sering mengcover lagu untuk menuangkan perasaanku kedalam musik. Seperti mengalir didalam nadiku, lantunan musik itu tidak dapat terpisahkan dari diriku. Kapan pun aku ingin mengcover lagu, aku lakukan saja dan aku jadikan koleksiku.
Ini dia coveran lagu aku :D

Ini foto aku waktu di studio, di ambilin temen :v hehehe


Ini aku tunjukkan sedikit 1 cover lagu dari teman ngumpulku yang sekarang.
Fajar Akustik - Aku Lelakimu (COVER)




Memang tidak seberapa, tapi aku masih suka mendalami aksiku dalam bermusik.
Mohon dukungannya dari teman-teman pembaca ;)
Mudah-mudahan kita bisa menuangkan hobby kita semua sebagai penghasil yang baik hahaha :D

Sedikit lagi cerita dariku, mungkin aku memang bukan seorang  musisi yang handal. Tapi aku ingin dan akan mengejar mimpi-mimpiku agar membanggakan keluargaku. 
Terimakasih aku ucapkan kepada pembaca, keluarga yang selalu mendukung semua mimpiku untuk jadi nyata, kepada Dosen Mr. Assyari Abdullah yang telah membimbing dan berbagi pikiran tentang kehidupannya yang susah payah juga dihadapinya sehingga menjadi seperti sekarang ini, kepada teman-teman yang sudah aku anggap sebagai saudara dan juga terimakasih kepada semua yang selalu setia mendukung hidupku menjadi lebih sempurna.
Semoga kita semua bisa menjunjung tinggi mimpi-mimpi kita ^_^
Sampai jumpa dipostinganku berikutnya ;) 




ELVRAN'S MELODY BACKGROUND!


Pasang Seperti Ini

My Tag Cloud